Dugaan Kutipan Rp20–30 Juta Dana BOK Madina, Ade Batubara Desak Pemeriksaan Menyeluruh

Madina, (SUMUT)— Tokoh pemuda dan aktivis Sumatera Utara, Misron Saidi Batubara alias Ade Batubara, mendesak Kapolda Sumatera Utara memeriksa mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkait dugaan kutipan sebesar Rp20 juta hingga Rp30 juta dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun Anggaran 2025 yang disebut mencapai sekitar Rp5,1 miliar.

Ade meminta aparat penegak hukum menelusuri aliran dana, mekanisme pencairan, serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut, termasuk memeriksa pejabat terkait, bendahara, pengelola program, dan kepala puskesmas yang berkaitan.

“Kapolda Sumut harus menindaklanjuti informasi ini secara profesional dan transparan. Jika benar terdapat kutipan atau pemotongan dana, harus ditelusuri siapa yang bertanggung jawab, berapa nilainya, dan atas dasar apa hal itu dilakukan,” tegas Ade.

Ia menekankan bahwa dugaan tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan dokumen, keterangan saksi, serta pencocokan laporan pertanggungjawaban dengan realisasi kegiatan di lapangan.

Ade juga meminta agar pemeriksaan dilakukan tanpa tebang pilih. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan anggaran kesehatan digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak menghakimi siapa pun. Kami mendesak agar dugaan ini diperiksa secara menyeluruh. Jika tidak ditemukan pelanggaran, sampaikan hasilnya secara terbuka. Namun, jika ditemukan bukti penyimpangan, proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Ade Batubara. (*)

Shinera Entertaiment Sukses Gelar Drama Musikal SIRENA: Air Mata Lautan, Bukti Hiburan Menghibur, Mendidik dan Memberdayakan

Jakarta – Shinera Entertainment (Shine Era Entertainment) sukses menggelar pertunjukan drama musikal fantasi original Indonesia bertajuk “SIRENA: Air Mata dari Lautan” pada 9-10 Oktober 2026 di Balai Sarbini, Jakarta.

Pertunjukan yang memadukan musik, drama, koreografi, tata artistik, dan multimedia ini berhasil menghadirkan pengalaman teater berskala besar dengan target 4.400 penonton dalam 4 kali show selama dua hari.

Ide cerita dan naskah dari Kak Loly Imelda Hutapea sekaligus pencipta seluruh lagu musikal SIRENA, SIRENA bukan sekadar dongeng putri duyung, Di Sutradarai oleh Djalaeni Manock dan di dampingi oleh kak Loly Imelda Hutapea sendiri sebagai Supervisi Sutradara. Kisahnya berpusat pada Sirena, anak istimewa yang hidup di dua dunia, air dan darat, yang terdampar setelah badai perang laut menghancurkan kerajaan Atargatis. Sebuah narasi tentang cinta, keluarga, keberanian, dan penerimaan.

“Saya selalu ingin membuat karya yang mampu membuka ruang seluas-luasnya bagi imajinasi. Melalui SIRENA, kami ingin mengajak anak dan keluarga memasuki dunia yang ajaib, tetapi tetap membawa nilai yang sangat dekat dengan kehidupan,” ujar Kak Loly Imelda Hutapea pencetus ide sekaligus supervisi Sutradara, kepada media, Selasa, (13/10/2026) di Jakarta.

Sesuai visi perusahaan, Shinera menghadirkan hiburan berbasis edutainment. Seperti yang dikutip NYATA Media, SIRENA dirancang dengan sentuhan kearifan lokal Indonesia, seni urban, dan teknologi.

Lebih dari Komersial: Kolaborasi Inklusi yang Viral

Keunikan SIRENA yang menjadi sorotan media dan viral di Instagram adalah komitmen sosialnya. Shinera melibatkan komunitas penyandang disabilitas sebagai pemain musik.

Hal ini mendapat apresiasi langsung dari Istri Menteri Sosial RI, Fatma Saifullah Yusuf, yang hadir dalam konferensi pers: “Saya sangat bangga, sangat terharu ketika saya mendengar ada sekitar 7-10 anak disabilitas pemain musik.”

Penyelenggaraan ini juga berkolaborasi dengan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat, Dewan Kesenian Jakarta, dan PT MRT Jakarta, serta mendapat dukungan dari Seruni Kabinet Merah Putih dan Kementerian Sosial untuk memfasilitasi anak-anak kurang mampu dan berprestasi untuk menonton.

Diperkuat oleh jajaran cast ternama seperti Rara Sudirman (Indonesian Idol), Widi Mulia sebagai Ratu Kaia, Agus Wisman sebagai Raja Athar, Teuku Zacky sebagai Prof. Dharma, serta puluhan talenta muda berbakat, SIRENA membuktikan bahwa industri musikal Indonesia mampu bersaing.

Tentang Shinera Entertainment: Production House & Event Organizer yang fokus pada penciptaan Intellectual Property (IP) hiburan yang bernilai cinta, budaya, empati, dan kepedulian sosial.

SHINERA ENTERTAINMENT – Beyond Entertainment, We Create Values.

Di tengah industri hiburan yang serba komersial, Shinera Entertainment hadir dengan pembeda. Kami bukan sekadar Production House dan Event Organizer. Kami adalah pencipta ruang imajinasi.

Dan itu kami buktikan lewat karya terbaru kami: Drama Musikal SIRENA: Air Mata dari Lautan.

SUKSES BESAR 9-10 OKTOBER 2026 DI BALAI SARBINI

Selama dua hari, 4 show, dengan target 4.400 penonton, Balai Sarbini kami sulap menjadi kerajaan bawah laut Atargatis yang magis. Ini bukan sekadar panggung, ini adalah pengalaman teater berskala besar yang memadukan musik, drama, koreografi, tata artistik, dan multimedia.

Liputan arus utama media memposisikan: SIRENA adalah drama musikal fantasi original Indonesia dengan sentuhan kearifan lokal.

Buktinya viral di medsos:
– Reel performance Rara Sudirman sebagai Sirena dewasa dengan gaun biru berkilau dan LED lautan yang disebut penonton “magical”
– Duet Widi Mulia & Agus Wisman sebagai Ratu Kaia & Raja Athar dengan visual ubur-ubur dan istana bawah laut.
– Momen-momen haru anak-anak “Teman Sirena” dengan sertifikat penghargaan di atas panggung

HIBURAN YANG MENDIDIK, BUKAN HANYA MENGHIBUR

Ini DNA Shinera. Seperti kata pencetus ide Kak Loly Imelda Hutapea yang dikutip media: “Melalui SIRENA, kami ingin mengajak anak dan keluarga memasuki dunia yang ajaib, tetapi tetap membawa nilai yang sangat dekat dengan kehidupan: tentang hubungan cinta dan keluarga, keberanian, penerimaan.”

Kami mengemas 4 pilar edutainment:

1. CINTA & KELUARGA: Kisah Sirena, anak istimewa yang bisa hidup di dua dunia yang terdampar dan dirawat pasangan suami istri dokter, adalah tentang cinta tanpa syarat.

2. BUDAYA: Kami berkolaborasi dengan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat, Dewan Kesenian Jakarta, dan PT MRT Jakarta. Fantasi bawah laut dibalut seni urban dan kearifan lokal Indonesia.

3. EMPATI & KEPEDULIAN SOSIAL: Ini yang bikin SIRENA beda. Kami melibatkan komunitas penyandang disabilitas sebagai pemain musik. Diapresiasi langsung oleh Ibu pendamping Kementrian Sosial Republik Indonesia, Fatma Saifullah Yusuf: “Saya sangat bangga, sangat terharu ketika saya mendengar ada sekitar 7-10 anak disabilitas pemain musik”.

Ibu Pendamping Kementrian UMKM, Tina Maman Abdurrahman sangat ingin Indonesia terkenal dengan karya musikalnya dan mensupport Shinera yang berani memulai.

Bahkan, Seruni Kabinet Merah Putih, DWP Kementerian UMKM, dan BNI memfasilitasi anak-anak kurang mampu, disabilitas, dan Sahabat Pejuang Kanker untuk nonton bareng. Seperti pesan Direktur kami Mikalouda: “di dunia Sirena adalah saling back up apabila ada kekurangan satu sama lain”.

MENGAPA HARUS SHINERA?

Karena kami paham cara membuat event yang sold out secara tiket, tapi juga sold out secara hati.

– Production House: Dari ide orisinal Kak Loly Imelda Hutapea directing dari Djaelani Manock.

– Song writer : Loly Imelda Hutapea Dengan metodologi teater untuk anak, hingga casting bintang lintas generasi (Rara Sudirman, Fahad Haydra, Widi Mulia, Teuku Zacky, Yoan Cocohamida).

– Event Organizer: Kami mengubah venue non-teater seperti Balai Sarbini menjadi dunia fantasi lewat teknologi multimedia, dengan manajemen 28 kali latihan selama 3 bulan.

Shinera Entertainment tidak hanya menggelar acara. Kami membangun ekosistem. Seperti kata Widi Mulia: “Generasi muda perlu mendapatkan akses seluas-luasnya untuk belajar, bermimpi, dan mengembangkan imajinasi. Shinera Entertainment. We Don’t Just Entertain. We Educate, We Empower, We Embrace.” (red)

Editor: Syafrudin Budiman SIP (Wartawan Senior)

Pelopori Era Baru Integrasi Kesehatan, BRI Life Pertegas Komitmen Sinergi Bersama BPJS Kesehatanp

Jakarta– PT Asuransi BRI Life (BRI Life) melangkah di garis depan era baru integrasi kesehatan Indonesia melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) implementasi Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ) bersama BPJS Kesehatan dan rumah sakit. Kolaborasi strategis ini menyatukan perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) dalam satu alur layanan yang lebih mudah, lebih pasti, dan tentunya mengutamakan peserta.

Penandatanganan berlangsung pada Selasa (6/10/2026) di Bogor, dalam forum Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) Triwulan III 2026, dan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI serta pimpinan KKSK dan OJK. Momen ini menjadi bagian dari rangkaian langkah proaktif BRI Life dalam mengawal KAPJ.

Momentum tersebut diawali pada 3 September 2026, dimana BRI Life telah menandatangani PKS dengan beberapa rumah sakit dalam Rapat Koordinasi Task Force Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan melalui KAPJ di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta. Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan RI tersebut membahas laporan progres Task Force KAPJ dan dihadiri jajaran BPJS Kesehatan, OJK, serta asosiasi perasuransian dan perumahsakitan nasional. Langkah ini berlanjut pada 15 September 2026, ketika BRI Life turut serta dalam Penandatanganan PKS KAPJ dengan Asuransi Kesehatan Tambahan yang digelar BPJS Kesehatan di Jakarta, sebagai upaya memperkuat implementasi KAPJ antara BPJS Kesehatan dan perusahaan AKT.

“Implementasi KAPJ merupakan bentuk nyata kolaborasi antarpelaku dalam ekosistem kesehatan nasional. BRI Life berkomitmen mendukung mekanisme koordinasi yang transparan, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan peserta. Melalui sinergi ini, kami berharap dapat turut mendorong pengelolaan pembiayaan kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan kualitas layanan dan perlindungan kepada peserta,” ujar Direktur Utama BRI Life Kicky Andrie.

KAPJ hadir sebagai wujud nyata Peraturan OJK Nomor 36 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan dan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1117 Tahun 2025. KAPJ ditopang tiga pilar kunci: koordinasi kepesertaan aktif JKN, sistem tagihan satu pintu, dan koordinasi penjaminan biaya perawatan yang lebih optimal bagi peserta.

Peserta mendapatkan akses ke kelas perawatan yang lebih baik, dengan biaya perawatan yang lebih transparan dan efisien bagi rumah sakit maupun pasien. BRI Life berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan rumah sakit dan para pemangku kepentingan, agar manfaat KAPJ menjangkau semakin banyak masyarakat Indonesia.
“Melalui implementasi KAPJ, BRI Life meyakini koordinasi antara Asuransi Kesehatan Tambahan, rumah sakit dan Program JKN, dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya sistem pembiayaan kesehatan yang lebih transparan, efisien, terkoordinasi, dan berkelanjutan,” tutup Kicky.

Tak Diamkan Perlakuan Psikis, RAP Lapor Dugaan Perzinaan ke Polda Metro Jaya

JAKARTA – Seorang ibu rumah tangga, inisial RAP, telah secara resmi melaporkan suaminya, inisial AT, beserta seorang perempuan berinisial ACN, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Laporan bernomor LP/B/7631/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA diterima pihak kepolisian pada hari Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 13.42 WIB.

Laporan tersebut memuat dugaan dua tindak pidana: Perzinaan berdasarkan Pasal 411 KUHP (UU No. 1 Tahun 2023) dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara psikis sesuai Pasal 45 UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

 

Kronologi Singkat Kejadian

Pelapor merupakan istri sah terlapor berdasarkan Kutipan Akta Nikah No. 0359/019/X/2022 yang diterbitkan oleh KUA Malang, Jawa Timur. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak.

Sejak awal pernikahan, pelapor menyebut sering terjadi pertengkaran lantaran diduga suaminya berulang kali menjalin hubungan dengan perempuan lain. Puncaknya pada 7 Oktober 2026, pelapor menemukan percakapan berisi pesan mesra dan foto-foto vulgar antara suaminya dengan perempuan terlapor di perangkat elektronik milik suaminya. Penemuan ini membuat pelapor mengalami tekanan batin yang mendalam.

Dalam keterangannya, pelapor juga mengungkapkan dugaan bahwa suaminya diduga membawa perempuan lain ke dalam kediaman bersama, bahkan diduga bukan hanya satu atau dua orang. Hal ini dinilainya sangat berdampak buruk secara psikis, terutama bagi anak-anak mereka yang masih berusia balita.

“Saya sudah tidak peduli jika ia punya hubungan dengan siapa pun di luar rumah. Tapi membawa perempuan ke dalam rumah tempat anak-anak saya tinggal — itu yang paling tidak bisa saya terima. Anak-anak saya melihatnya, dan itu menyakitkan hati saya,” ungkap pelapor saat jumpa media di kawasan Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Pelapor juga menjelaskan bahwa keputusan untuk melapor baru diambil setelah pihaknya mengumpulkan bukti yang cukup dan kuat. Ia menegaskan tidak ingin sekadar membuat asumsi tanpa dasar yang sah.

 

Kuasa Hukum Resmi Ditunjuk

Pelapor telah menandatangani Surat Kuasa Khusus yang memberikan wewenang penuh kepada tim advokat dari Kantor Hukum Laode Setiawan Partnership, yang terdiri dari Egidius Klau Berek, S.H., Roby Setiawan, S.H., M.H., dan La Ode Alkasih, S.H., untuk mendampingi, mewakili, dan membela kepentingan hukumnya dalam seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

Tim kuasa hukum menyatakan siap memperjuangkan keadilan bagi kliennya dan menegaskan bahwa pihak mereka telah memiliki bukti-bukti permulaan yang cukup untuk mendukung laporan yang telah diajukan.

“Keadilan bukan hanya tentang satu pihak. Keadilan juga agar hal yang dialami oleh klien kami tidak dialami oleh perempuan lain. Kami sudah siap membuktikan apa yang kami tuduhkan di hadapan hukum,” ujar perwakilan tim hukum pelapor.

 

Proses Penanganan Perkara

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak terlapor terkait laporan yang telah diajukan. Proses hukum akan terus berjalan dan pihak kepolisian diharapkan dapat memproses perkara ini secara transparan, objektif, dan akuntabel.(*)

jasa aktuaria KKA Purwani Kencana
Memahami PSAK 219: Kewajiban Perusahaan atas Imbalan Kerja dan Peran Jasa Pendukungnya

Pergantian nomor standar akuntansi sering menimbulkan kesan bahwa isinya ikut berubah. Pada kasus PSAK 24 yang kini bernomor PSAK 219, kesan itu tidak sepenuhnya tepat. Yang berubah terutama penomoran, sedangkan rujukannya tetap IAS 19 tentang imbalan kerja. Meski begitu, banyak perusahaan masih menyebut standar lama dalam dokumen internal, dan sebagian belum memahami cakupan kewajiban yang melekat padanya.

Artikel ini merangkum isi pokok PSAK 219, jenis imbalan yang diaturnya, serta kapan perusahaan membutuhkan jasa PSAK 219 dari pihak yang kompeten. Jika anda membutuhkan jasa aktuaria kunjungi website www.KonsultanAktuaria.com

Dari PSAK 24 ke PSAK 219

Ikatan Akuntan Indonesia menata ulang penomoran standar akuntansi keuangan, dan nomor baru itu berlaku sejak 1 Januari 2024. PSAK 24 tentang imbalan kerja menjadi PSAK 219. Isi standar tetap mengikuti IAS 19 Employee Benefits, sehingga pengalaman perusahaan multinasional dengan standar internasional dapat dipakai sebagai pembanding.

Bagi pembaca laporan keuangan, perubahan nomor ini kecil dampaknya. Bagi perusahaan, implikasinya lebih praktis: dokumen kebijakan akuntansi, catatan atas laporan keuangan, dan surat penugasan kepada konsultan perlu merujuk ke nomor yang baru agar tidak menimbulkan pertanyaan dari auditor.

Empat Kelompok Imbalan dalam Standar

PSAK 219 membagi imbalan kerja menjadi empat kelompok. Imbalan kerja jangka pendek mencakup gaji, tunjangan, bonus yang jatuh tempo dalam dua belas bulan, dan cuti tahunan. Imbalan pascakerja mencakup pensiun dan manfaat lain yang dibayar setelah karyawan berhenti bekerja. Imbalan kerja jangka panjang lainnya mencakup cuti besar dan penghargaan masa kerja. Pesangon pemutusan hubungan kerja termasuk imbalan pemutusan kontrak kerja.

Perbedaan kelompok ini penting karena setiap kelompok punya perlakuan akuntansi sendiri. Imbalan jangka pendek cukup dicatat saat karyawan memberikan jasa. Imbalan pascakerja program iuran pasti hanya menimbulkan beban sebesar iuran yang dibayar. Program imbalan pasti, yaitu program yang menjanjikan manfaat dalam jumlah tertentu, memerlukan pengukuran aktuaria karena perusahaan menanggung risikonya.

Di Indonesia, ketentuan pesangon dan penghargaan masa kerja dalam peraturan ketenagakerjaan pada praktiknya diperlakukan sebagai program imbalan pasti untuk imbalan pascakerja. Itu sebabnya hampir setiap perusahaan dengan karyawan tetap berurusan dengan standar ini, walaupun tidak pernah mendirikan dana pensiun.

Cara Standar Mengukur Kewajiban

Untuk program imbalan pasti, PSAK 219 meminta perusahaan mengukur nilai kini kewajiban dengan metode Projected Unit Credit. Setiap tahun jasa dianggap menghasilkan satu unit tambahan hak atas manfaat, dan setiap unit diukur secara terpisah. Nilai kini seluruh unit itu menjadi kewajiban pada tanggal pelaporan.

Perusahaan kemudian membagi perubahan kewajiban ke dalam beberapa komponen. Biaya jasa kini dan biaya bunga neto masuk ke laba rugi. Pengukuran kembali, yang timbul karena selisih antara asumsi dan kenyataan atau karena perubahan asumsi, dicatat dalam penghasilan komprehensif lain dan tidak dapat dipindahkan kembali ke laba rugi. Sebaliknya, pengukuran kembali atas imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti besar langsung masuk laba rugi.

Pembedaan ini sering luput dari perhatian bagian keuangan yang menyusun jurnal. Kesalahan klasifikasi antara laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tidak mengubah total kewajiban, tetapi mengubah laba yang dilaporkan, dan auditor biasanya memeriksanya dengan teliti.

Pengungkapan yang Diminta

PSAK 219 tidak berhenti pada angka di laporan posisi keuangan. Perusahaan juga harus mengungkapkan karakteristik program, risiko yang melekat padanya, rekonsiliasi saldo awal ke saldo akhir, asumsi aktuaria utama, serta analisis sensitivitas. Perusahaan juga perlu menyajikan informasi tentang durasi rata-rata tertimbang kewajiban, yang memberi gambaran kapan arus kas keluar kira-kira terjadi.

Analisis sensitivitas patut mendapat perhatian khusus. Tabel yang menunjukkan perubahan kewajiban bila tingkat diskonto bergeser satu poin persentase membantu pembaca memahami seberapa rapuh angka itu terhadap asumsi. Pada perusahaan dengan banyak karyawan muda, pergeseran tersebut dapat mengubah kewajiban hingga belasan persen.

Di Mana Aktuaris Dibutuhkan

Standar tidak menyebut kata “aktuaris” sebagai kewajiban hukum untuk setiap perusahaan, tetapi mensyaratkan pengukuran yang andal. Untuk program imbalan pasti dengan banyak peserta, pengukuran yang andal praktis tidak mungkin dicapai tanpa model aktuaria. Standar sendiri menganjurkan, walau tidak mewajibkan, keterlibatan aktuaris yang berkualifikasi.

Dalam praktik audit, kantor akuntan publik hampir selalu meminta laporan aktuaria independen sebagai bukti pendukung. Karena itu perusahaan menggunakan jasa PSAK 219 bukan hanya untuk menghitung, tetapi juga untuk memperoleh dokumen yang dapat diuji dan dipertahankan di depan auditor.

Peran Bagian Keuangan dan SDM

Keberhasilan valuasi tidak hanya ditentukan konsultan. Bagian SDM memegang data yang menjadi bahan baku, dan bagian keuangan memegang kebijakan akuntansi. Bila keduanya tidak berbicara, konsultan menerima data yang tidak sesuai dengan kebijakan yang dipakai di buku besar.

Contoh sederhana adalah definisi upah. Peraturan perusahaan mungkin menghitung pesangon dari upah pokok ditambah tunjangan tetap, sedangkan data yang diberikan kepada konsultan hanya memuat gaji pokok. Perbedaan itu menyebabkan kewajiban tercatat lebih kecil dari yang seharusnya, dan baru terungkap ketika auditor mencocokkan dokumen kebijakan dengan angka valuasi.

Perusahaan yang rutin menyelaraskan definisi upah, masa kerja, dan status karyawan antara SDM, keuangan, dan konsultan umumnya lebih sedikit mengalami revisi pada saat audit.

Kesalahan Umum dalam Penerapan

Kesalahan pertama adalah menganggap perusahaan kecil tidak terkena standar ini. Ukuran perusahaan tidak menentukan kewajiban pesangon, yang melekat pada hubungan kerja. Yang berbeda adalah standar akuntansi yang dipakai. Entitas yang memakai SAK Entitas Privat atau SAK EMKM memiliki ketentuan tersendiri, dan perusahaan sebaiknya memastikannya kepada auditor sebelum memutuskan.

Kesalahan kedua adalah memakai asumsi yang sama dari tahun ke tahun tanpa meninjaunya. Tingkat diskonto harus mencerminkan keadaan pada tanggal pelaporan, dan kenaikan gaji harus mengikuti kebijakan yang benar-benar berjalan. Kesalahan ketiga adalah mengabaikan karyawan yang telah keluar selama tahun berjalan. Data pengunduran diri justru bahan penting untuk menilai kecenderungan karyawan meninggalkan perusahaan.

Kesalahan keempat berkaitan dengan perubahan regulasi. Aturan ketenagakerjaan dapat berubah, dan perubahan itu dapat menjadi perubahan program yang memunculkan biaya jasa lalu. Aktuaris perlu mengetahuinya dan mencantumkan dasar hukum yang dipakai dalam laporan.

Perbedaan PSAK 219 dengan Standar untuk Dana Pensiun

Satu kekeliruan yang cukup sering muncul adalah mencampuradukkan PSAK 219 dengan standar yang mengatur dana pensiun. PSAK 219 melihat dari sisi pemberi kerja, yaitu perusahaan yang menjanjikan manfaat kepada karyawannya. Standar lain, PSAK 226 tentang program manfaat purnakarya, mengatur penyajian laporan keuangan program itu sendiri, yaitu dana pensiun sebagai entitas yang berdiri sendiri.

Perbedaan ini berarti perusahaan yang mendirikan dana pensiun menghadapi dua lapis pelaporan. Dana pensiun menyusun laporannya sendiri menurut standar program pensiun, sedangkan perusahaan sebagai pendiri tetap mengukur kewajiban dan aset programnya menurut PSAK 219. Konsultan yang menangani keduanya perlu memastikan angka di kedua laporan konsisten dan perbedaannya dapat dijelaskan.

Perusahaan yang hanya menjalankan program pesangon sesuai peraturan ketenagakerjaan, tanpa dana pensiun, tidak mengalami lapisan kedua ini. Karena kewajibannya tidak didanai, seluruh nilai kini kewajiban muncul sebagai liabilitas neto di laporan posisi keuangan.

Imbalan Pemutusan Kerja Berbeda dari Imbalan Pascakerja

Standar membedakan imbalan pascakerja dari imbalan pemutusan kerja. Imbalan pascakerja dibangun selama karyawan masih bekerja. Imbalan pemutusan kerja timbul karena keputusan perusahaan mengakhiri hubungan kerja, misalnya dalam program restrukturisasi, atau karena karyawan menerima tawaran pengunduran diri sukarela.

Saat pengakuannya juga berbeda. Imbalan pemutusan kerja diakui paling awal pada saat perusahaan tidak lagi dapat menarik tawaran atau pada saat perusahaan mengakui biaya restrukturisasi yang terkait. Sebelum titik itu, perusahaan tidak mencatat kewajiban, walaupun rencananya sudah dibahas di tingkat direksi.

Pembedaan ini menuntut komunikasi dalam organisasi. Bagian keuangan perlu tahu kapan manajemen mengambil keputusan yang mengikat. Tanpa informasi itu, perusahaan dapat terlambat mengakui kewajiban atau sebaliknya mengakuinya terlalu dini.

Frekuensi dan Ketepatan Waktu Valuasi

Valuasi dilakukan pada tanggal pelaporan atau pada tanggal yang dekat, lalu dibawa maju ke tanggal pelaporan bila perlu. Teknik pembawaan maju ini diterima sepanjang perubahan yang terjadi tidak material. Bila ada peristiwa besar di antara dua tanggal itu, aktuaris wajib mempertimbangkannya.

Perusahaan perlu menetapkan kalender tetap. Tanggal penutupan buku, tanggal penyerahan data, tanggal laporan awal, dan tanggal laporan final sebaiknya ditulis dan disetujui bersama konsultan di awal penugasan. Kalender ini mencegah kejutan dan memudahkan pengelolaan pekerjaan di bagian keuangan yang pada waktu bersamaan mengerjakan penutupan buku, pajak, dan audit.

Menyiapkan Diri Sebelum Penugasan

Perusahaan yang hendak menunjuk konsultan dapat mulai dengan mengumpulkan tiga jenis bahan: daftar karyawan lengkap beserta tanggal lahir, tanggal masuk, dan gaji; dokumen kebijakan manfaat seperti peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama; dan laporan aktuaria periode sebelumnya bila ada. Ketiganya memangkas waktu bolak-balik yang biasanya memakan sebagian besar durasi proyek.

Dengan bahan itu, konsultan dapat memberi gambaran awal mengenai lingkup pekerjaan, jadwal, dan biaya yang realistis. Perusahaan yang ingin mempelajari urutan persiapannya secara lebih rinci dapat membaca panduan pada halaman jasa aktuaria PSAK 219, yang membahas cara memilih konsultan dan menyiapkan data menjelang audit.

Penganiayaan di Stasiun Angke Tambora: Korban Mengaku Dicambuk Kabel dan Dipukul, Pelaku Disebut Mengaku Anggota Paspampres

Jakarta Barat, Poskotapetir.com – Dugaan penganiayaan terjadi di kawasan Stasiun Angke, Tambora, Jakarta Barat, Jumat, 2 Oktober 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang pria berinisial SI mengaku menjadi korban kekerasan fisik yang dilakukan oleh sekelompok orang.

 

Menurut keterangan korban dan pihak keluarga kepada wartawan, salah seorang yang diduga melakukan kekerasan disebut mengaku sebagai anggota Paspampres. Selain itu, terdapat pula seseorang yang menurut keterangan korban disebut mengaku sebagai anggota Polsek Tambora.

 

Klaim mengenai status keanggotaan tersebut masih perlu diklarifikasi dan diverifikasi oleh institusi terkait.

 

Korban SI mengaku mengalami tindakan kekerasan menggunakan kabel, serta dipukul menggunakan kepalan tangan pada bagian dagu hingga mengalami memar.

 

Tidak hanya itu, korban juga disebut mengalami sejumlah luka pada tubuh yang menurut pihak keluarga diduga berasal dari tindakan kekerasan menggunakan kabel.

 

Istri Korban Menangis:

Kondisi korban membuat Y, istri SI, menangis saat melihat keadaan suaminya setelah kejadian.

 

Menurut pihak keluarga, korban terlihat mengalami sejumlah luka dan memar, terutama pada bagian dagu. Keluarga mengaku terpukul melihat kondisi SI dan kemudian berupaya mendatangi lokasi kejadian untuk meminta penjelasan.

 

Namun, menurut keterangan keluarga, kedatangan mereka ke lokasi belum membuahkan penyelesaian yang dianggap dapat memberikan pertanggungjawaban terhadap dugaan tindakan kekerasan tersebut.

 

Keluarga kemudian meminta bantuan wartawan agar kasus tersebut dipublikasikan dan mendapat perhatian, sehingga dugaan penganiayaan dapat diproses sesuai mekanisme hukum.

 

Keluarga Minta Pelaku Bertanggung Jawab:

Pihak keluarga berharap siapa pun yang terbukti melakukan kekerasan terhadap SI dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

 

Keluarga juga meminta agar tidak ada pihak yang menggunakan atau mengatasnamakan institusi negara untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

 

Namun demikian, pemberitaan ini tidak menyimpulkan bahwa orang yang disebut mengaku sebagai anggota Paspampres maupun Polsek Tambora benar-benar merupakan anggota institusi tersebut. Status dan identitas mereka masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan resmi.

 

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap peristiwa tersebut, termasuk meminta keterangan korban, saksi-saksi, serta pihak-pihak yang berada di lokasi kejadian.

 

Apabila korban telah menjalani pemeriksaan medis, visum et repertum juga dapat menjadi salah satu alat pendukung untuk mengetahui kondisi dan jenis luka yang dialami korban.

 

Langkah tersebut penting agar dugaan penganiayaan dapat ditangani berdasarkan fakta dan alat bukti, bukan semata-mata berdasarkan keterangan salah satu pihak.

 

“Berpotensi Masuk Pasal Penganiayaan”

Secara hukum, dugaan tindakan kekerasan yang menyebabkan seseorang mengalami rasa sakit atau luka dapat masuk dalam ketentuan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

 

Ketentuan tersebut mengatur tindak pidana penganiayaan, dengan ancaman pidana yang berbeda sesuai akibat yang ditimbulkan. Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya luka berat, ketentuan pidana yang lebih berat dapat diterapkan sesuai fakta perkara.

 

Karena kejadian berlangsung pada 2 Oktober 2026, ketentuan KUHP baru menjadi rujukan hukum yang relevan.

 

“Jangan Ada yang Mengatasnamakan Aparat”

Kasus ini juga menimbulkan perhatian terhadap dugaan penggunaan identitas atau nama institusi aparat dalam suatu peristiwa kekerasan.

 

Apabila benar terdapat seseorang yang melakukan kekerasan dan mengaku sebagai anggota institusi tertentu, identitas serta status keanggotaannya perlu dipastikan. Jika ternyata benar merupakan anggota suatu institusi, proses pemeriksaan dapat dilakukan sesuai mekanisme hukum dan ketentuan yang berlaku.

 

Sebaliknya, apabila pengakuan tersebut ternyata tidak benar, hal itu juga menjadi persoalan yang perlu ditelusuri oleh aparat penegak hukum.

 

Keluarga korban berharap proses hukum dilakukan secara transparan, profesional, dan tidak tebang pilih, sehingga siapa pun yang terbukti bersalah dapat dimintai pertanggungjawaban.

 

Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam dugaan kejadian tersebut belum diperoleh. Beritametropolitan.id membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

 

Redaksi menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai keterlibatan dan status pihak-pihak yang disebut masih merupakan keterangan korban/keluarga dan belum merupakan kesimpulan hukum.

By: Team Redaksi.

BPP KAPMI Perkuat Kalimantan Barat: Boy Nanang Wahyudi Resmi Nahkodai KAPMI Kalbar

JAKARTA – Kepengurusan Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) kembali melakukan ekspansi dan penguatan organisasi di wilayah strategis Kalimantan. Secara resmi, Boy Nanang Wahyudi, SH menerima Mandat sebagai Ketua BPD KAPMI Kalimantan Barat.

Penyerahan mandat bersejarah tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum BPP KAPMI, DR (c) Muliansyah Abdurrahman, S.Sos., M.Si, didampingi jajaran inti DPP. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangkitan ekonomi daerah di Sekretariat BPP KAPMI, Jalan Proklamasi, Menteng.

Turut hadir dan menyaksikan langsung penyerahan mandat tersebut jajaran lengkap pengurus pusat, yakni Sekretaris Jenderal Muh. Rojak, serta para Wakil Ketua Umum: Waketum Indra, Waketum Adi Putra, Waketum Sony, dan Waketum Ikin. Kehadiran jajaran lengkap ini menunjukkan betapa seriusnya BPP KAPMI dalam membangun Kalbar.

Tidak hanya itu, Direktur Eksekutif BPP KAPMI, Rusli, juga turut mendampingi prosesi tersebut bersama para Ketua BPD lainnya. Kekompakan DPP ini menjadi sinyal kuat bahwa KAPMI Kalbar akan langsung tancap gas menjalankan program kerja.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Muliansyah Abdurrahman menegaskan bahwa Kalimantan Barat adalah provinsi kunci. “Kalbar adalah gerbang ekonomi perbatasan, kaya SDA, sawit, dan tambang. Tapi pengusahanya harus anak muda lokal. Saya percayakan Boy Nanang Wahyudi untuk membangkitkan ekonomi Kalbar dari tangan pengusaha mudanya sendiri,” tegas Ketum Muliansyah.

Sementara itu, Boy Nanang Wahyudi, SH dalam pernyataan perdananya sebagai pemegang mandat menyampaikan terima kasih atas kepercayaan besar tersebut. Ia berkomitmen akan segera melakukan konsolidasi pengusaha muda se-Kalimantan Barat dan menjalankan arahan Ketum untuk mengawal ekonomi 8% yang berkeadilan dari daerah.

Menurutnya, KAPMI Kalbar di bawah kepemimpinannya akan fokus pada tiga hal: pertama, pendataan dan pemberdayaan pengusaha muda lokal, kedua, sinergi dengan program pemerintah pusat seperti Koperasi Merah Putih dan hilirisasi SDA, dan ketiga, membuka akses pasar hingga ke luar negeri.

Sekjen Muh. Rojak menambahkan, penyerahan mandat ini adalah langkah awal. Setelah ini akan segera dilakukan pelantikan akbar BPD KAPMI Kalimantan Barat. “Kami ingin KAPMI Kalbar menjadi role model BPD di luar Jawa yang paling solid dan paling cuan untuk anggotanya,” ujar Rojak.

Dengan diterimanya mandat ini, maka Boy Nanang Wahyudi, SH resmi memiliki legitimasi penuh untuk membentuk kepengurusan BPD KAPMI Kalimantan Barat dan segera melakukan kerja-kerja organisasi untuk membesarkan KAPMI di Bumi Khatulistiwa. Tutup. (B.S)

Haris Rusly Moti: Semangat Pasal 33 UUD 1945 Menjadi Jiwa Pembangunan Ekonomi Prabowo-Gibran

Jakarta – DPP Postidar 98 Resolution Network, Sabtu (3/10/2026), menggelar kegiatan pemberian bingkisan kepada warga di Kota Tangerang dengan mengusung tema “2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Berbagi untuk Menjaga Kebersamaan.”

Acara tersebut dihadiri sejumlah pengurus DPP Postidar, antara lain Haris Rusly Moti, Ahmad Kailani, Turman P. Simanjuntak, Sulaiman Haikal, dan Agus Teddy Sumantri.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk syukuran atas dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan berdirinya organisasi Profesi Profesional Terpadu Indonesia Raya, yang disingkat Postidar 98 Resolution Network.

Postidar didirikan dengan tujuan mengisi momentum pertumbuhan ekonomi di era pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan cukup tinggi. Karena itu, kehadiran Postidar diharapkan ikut mendorong lahirnya kaum profesional baru yang dibutuhkan untuk mengambil peran dalam pembangunan sekaligus mempercepat proses pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai bagian dari komitmen sosial dan bentuk rasa syukur atas dua tahun perjalanan kepemimpinan nasional, Postidar menggelar aksi kepedulian dengan membagikan paket sembako dan kebutuhan pokok kepada warga di Kota Tangerang.

Melalui kegiatan berbagi tersebut, Postidar ingin hadir secara langsung menyapa masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, pengurus Postidar juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Tangerang dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Postidar juga mengajak masyarakat memberikan dukungan serta doa agar seluruh program kerja dan kebijakan strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat berjalan dengan baik, lancar, dan tepat sasaran demi terwujudnya kesejahteraan rakyat secara merata.

Menurut Ketua Dewan Penasihat DPP Postidar, Haris Rusly Moti, desain kebijakan yang tengah dijalankan Presiden Prabowo berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Semua potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia Indonesia didorong agar kehidupan rakyat menjadi lebih sejahtera. Jika kita cermati, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hilirisasi, efisiensi BUMN, hingga pemberantasan korupsi tidak lain bertujuan untuk kemakmuran rakyat. Semangat Pasal 33 UUD 1945 menjadi ‘jiwa’ bagi pembangunan ekonomi Prabowo-Gibran,” jelas pria yang akrab disapa Moti tersebut.

Sementara itu, Turman P. Simanjuntak menjelaskan bahwa pemberian bingkisan kepada warga merupakan bentuk rasa syukur Postidar atas perkembangan ekonomi yang berlangsung selama pemerintahan Presiden Prabowo.

“Pemberian ini merupakan simbol bahwa pertumbuhan ekonomi harus dirasakan secara merata dan diratakan oleh kita semua,” ujar Turman.

Pada bagian lain, Sulaiman Haikal menilai pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan tumbuhnya kaum profesional.

“Kaum profesional inilah yang akan mengisi ruang-ruang pertumbuhan dengan keahlian dan sekaligus jaringan yang dimiliki. Tentu, jaringan yang harus dibangun kaum profesional tidak hanya domestik, tetapi juga regional dan internasional,” ungkap Haikal.

Agus Teddy Sumantri menjelaskan bahwa langkah Presiden Prabowo dalam mendorong kesejahteraan rakyat memiliki perspektif pembangunan yang berlandaskan semangat Pasal 33 UUD 1945.

“Prabowo menyatukan semua kekuatan dengan merangkulnya, mengajak semuanya bersama-sama membangun dan bekerja. Tidak melihat dari warna ideologi dan politiknya. Bagi Prabowo, profesionalisme adalah basisnya. Jadi, Postidar berdiri untuk mengejawantahkan pertumbuhan ekonomi berbasis persatuan nasional dan profesionalisme,” jelas Teddy.

Terkait dengan pembangunan jaringan profesional, Ahmad Kailani menilai kehadiran organisasi seperti Postidar penting untuk memperkuat peran sumber daya manusia dalam pembangunan nasional.

“Tujuan kami mendirikan Postidar tidak lain adalah membangun visi bagaimana Indonesia yang lebih sejahtera tidak hanya memanfaatkan sumber daya alam, tetapi juga sumber daya manusia melalui skill yang dimiliki. Menyatukan visi dan aksi inilah yang hendak disatupadukan oleh Postidar,” tegas Ahmad Kailani. (red)

TECNO POVA 8 Pro 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Dual Chipset, Sony LYTIA™ 700C, dan Kolaborasi Eksklusif bersama Tonino Lamborghini

Dirancang untuk menghadirkan performa, imaging, dan pengalaman pintar dalam satu perangkat. POVA 8 Pro 5G didukung MediaTek Dimensity 7400 Ultimate 5G dan TECNO P1 Graphic Chip, 1.5K HyperLux AMOLED, dan baterai 6500mAh.

JAKARTA, 4 September 2026 — TECNO, merek teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO POVA 8 Pro 5G di Indonesia, sekaligus memperkenalkan TECNO POVA 8 Pro 5G Tonino Lamborghini Limited Edition sebagai bagian dari kolaborasi multi-tahun bersama brand lifestyle ikonik asal Italia, Tonino Lamborghini.

Menggabungkan performa powerful, kemampuan imaging, AI praktis, serta desain distinctive, TECNO POVA 8 Pro 5G dirancang untuk pengguna yang menginginkan pengalaman smartphone yang tidak hanya powerful, tetapi juga merepresentasikan karakter dan personal expression.

Sementara itu, edisi khusus Tonino Lamborghini membawa signature Italian design language ke dalam pengalaman penggunaan POVA 8 Pro 5G, memadukan karakter bold dan energy khas Tonino Lamborghini dengan teknologi dan inovasi TECNO.

 

Kolaborasi TECNO x Tonino Lamborghini: Italian Design Bertemu Performa Kencang POVA

Kolaborasi yang telah diumumkan pada awal 2026 antara TECNO dan Tonino Lamborghini menghadirkan TECNO POVA 8 Pro 5G Tonino Lamborghini Limited Edition, yang memadukan inovasi teknologi TECNO dengan karakter desain khas Italia dari Tonino Lamborghini.

Kolaborasi ini menggabungkan technical mastery TECNO dengan warisan craftsmanship, engineering, dan lifestyle experience Tonino Lamborghini.

Edisi khusus ini mengadopsi signature design language Tonino Lamborghini melalui kombinasi warna hitam dan merah yang merepresentasikan karisma dan energi, serta pola hexagonal yang merefleksikan kekuatan dan ketahanan.

Elemen ikonik Pulse Line menjadi focal point pada bagian belakang perangkat, terinspirasi dari mechanical precision dan aliran kinetic energy. Dipadukan dengan Signature Shield hexagonal pattern, konstruksi dual-layer menciptakan efek reflektif sekaligus memberikan kedalaman visual pada panel belakang. Logo Tonino Lamborghini dengan finishing metallic premium melengkapi karakter desain edisi khusus ini.

Identitas kolaborasi juga hadir hingga ke pengalaman penggunaan. Bespoke interface theme menampilkan ikon bernuansa hitam-merah dengan efek glass-like, dilengkapi boot animation yang menampilkan Pulse Line dan crimson energy serta ringtone khusus. Signature “L”, yang merepresentasikan heritage Tonino Lamborghini, turut hadir melalui Alive Matrix Display.

Sementara itu, TECNO POVA 8 Pro 5G mempertahankan karakter desain futuristis khas lini POVA dengan inspirasi interstellar spaceship. Garis geometris yang tegas, signature trinity camera module, dan semi-transparent back membentuk tampilan yang modern dan berkarakter.

Pada bagian belakang, Alive Matrix Display menghadirkan sistem pencahayaan dot-matrix dengan 177 LED beads yang dapat menjadi elemen interaktif sekaligus personalisasi.

Pengguna dapat memilih lebih dari 49 skenario pencahayaan untuk berbagai aktivitas, termasuk panggilan, notifikasi, musik, gaming, dan charging, serta membuat rangkaian pencahayaan sesuai preferensi mereka.

Melengkapi pengalaman tersebut, One-Tap Button pada sisi perangkat memberikan akses cepat ke aplikasi favorit, gaming actions yang dapat dikustomisasi, dan berbagai shortcut.

Dengan ketebalan hanya 7,39mm, TECNO POVA 8 Pro 5G tetap membawa baterai berkapasitas 6.500mAh, yang mampu mendukung hingga 27+ jam penggunaan TikTok atau 10+ jam Mobile Legends:

Bang Bang dalam sekali pengisian daya. Berdasarkan pengujian TECNO, baterai dapat beroperasi secara normal pada suhu -20°C hingga 60°C dan mempertahankan lebih dari 80% battery health setelah 2.000 siklus pengisian penuh, atau setara dengan masa penggunaan baterai hingga enam tahun.

TECNO POVA 8 Pro 5G tersedia dalam tiga pilihan warna: Arc White, Graphite Black, dan Tundra Green.

 

Dual Chipset: Performa Powerful, Tetap Dingin

TECNO POVA 8 Pro 5G menghadirkan Dual Chipset Gaming Performance yang menggabungkan platform 8-core MediaTek Dimensity 7400 Ultimate 5G dengan TECNO P1 Graphic Chip.

MediaTek Dimensity 7400 Ultimate 5G dilengkapi intelligent scheduling untuk mengoptimalkan pembagian tugas, mendukung gaming berat, multitasking, hingga konektivitas 5G berkecepatan tinggi dengan tetap menjaga efisiensi daya.

Sementara itu, P1 Graphic Chip mengambil alih sebagian proses GPU rendering untuk meningkatkan performa grafis, sehingga mampu menghadirkan hingga 144FPS pada sejumlah game mainstream yang didukung, termasuk Mobile Legends: Bang Bang, PUBG, Call of Duty, dan Honor of Kings. Untuk game berat seperti Genshin Impact, Honkai: Star Rail, dan Wuthering Waves, perangkat dapat mencapai hingga 90FPS, sementara resolusi 1.5K juga tersedia pada lebih dari 30 game yang didukung, termasuk dukungan kualitas HDR pada game tertentu.

Untuk menjaga performa tetap optimal, TECNO POVA 8 Pro 5G dibekali 5K IceShield VC Cooling System. Sistem ini terdiri dari vapor chamber seluas 5.000mm² dengan arsitektur termal 9 lapis dan kontak tembaga langsung ke CPU, menghasilkan total area pembuangan panas lebih dari 22.000mm².

Dengan sistem pendinginan tersebut, perangkat mampu menjaga pelepasan panas dan performanya secara efektif bahkan saat digunakan dalam kondisi intens.

 

Kamera Sony LYTIA™ 700C dilengkapi OIS: Flagship Imaging untuk Berbagai Kondisi

Kondisi Untuk kebutuhan fotografi, TECNO POVA 8 Pro 5G membawa kamera utama SONY LYTIA™ 700C OIS, menggunakan sensor berukuran 1/1.56 inci. Sensor ini dilengkapi teknologi 2×2 OCL (On-Chip Lens) yang membantu menghadirkan autofocus lebih cepat dan presisi, termasuk dalam kondisi pencahayaan yang menantang.

Sensor SONY LYTIA™ 700C juga menawarkan area penerimaan cahaya yang lebih besar untuk membantu menghasilkan foto yang lebih jelas, terutama pada kondisi malam dan low-light.

Dukungan OIS (Optical Image Stabilization) turut membantu mengurangi efek blur akibat tangan yang bergerak, sehingga hasil foto handheld menjadi lebih tajam dan video dapat direkam dengan lebih stabil.

Bagi pengguna yang menginginkan detail lebih dalam, TECNO POVA 8 Pro 5G mendukung 2x lossless zoom serta mode 50MP high-pixel. Smartphone ini juga dilengkapi kamera ultra-wide 8MP untuk menangkap lanskap dan foto grup dengan cakupan yang lebih luas, serta kamera depan 13MP untuk selfie dan video call.

Melalui fitur FlashSnap, TECNO POVA 8 Pro 5G mampu menangkap rangkaian frame dalam waktu singkat, yang kemudian diproses secara cerdas oleh AI untuk mengkurasi hasil foto paling optimal bagi pengguna. Mulai dari aksi dengan pergerakan cepat, foto bersama, hingga momen spontan yang tidak terduga, fitur ini memastikan setiap bidikan menghasilkan best shot yang presisi cukup dengan mengaktifkan FlashSnap tanpa menekan shutter.

 

144Hz HyperLux AMOLED: Visual Imersif dengan Responsivitas Tinggi

Pengalaman visual TECNO POVA 8 Pro 5G diperkuat oleh layar 6,78 inci 1.5K 144Hz HyperLux AMOLED dengan adaptive refresh rate yang secara dinamis menyeimbangkan performa dan konsumsi daya.

Layar ini mendukung standar wide color gamut DCI-P3, yang digunakan dalam produksi film Hollywood, untuk menghadirkan reproduksi warna yang lebih kaya dan akurat. Dengan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits, layar tetap memberikan visibilitas yang baik dalam berbagai kondisi.

Untuk pengalaman gaming dan penggunaan sehari-hari yang lebih responsif, layar dibekali 240Hz touch sampling rate dan 2.800Hz instantaneous touch sampling rate, memberikan respons sentuhan yang cepat dan presisi.

TECNO POVA 8 Pro 5G juga menghadirkan Wet & Oily Finger Touch Recognition 2.0, yang memungkinkan layar tetap responsif saat digunakan dalam kondisi hujan, ketika tangan berkeringat, atau ketika jari terkena minyak maupun cairan tertentu.

Pengguna bahkan tetap dapat mengoperasikan smartphone melalui waterproof pouch saat melakukan aktivitas air.

 

AI Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari

TECNO POVA 8 Pro 5G membawa berbagai fitur AI yang dirancang bukan sekadar sebagai teknologi tambahan, tetapi untuk memberikan manfaat nyata dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari produktivitas hingga kebutuhan komunikasi dan personal wellness.

Melalui AI YouTube Summary, pengguna dapat menyalin link YouTube dan secara otomatis mengubah video berdurasi panjang menjadi catatan yang lebih ringkas, lengkap dengan timeline markers, poin-poin penting, dan rangkuman terstruktur.

Sementara itu, All-Scenario Noise Cancellation secara otomatis mengenali voiceprint dari pembicara yang dituju dan menyaring suara lain di sekitar, termasuk suara manusia di latar belakang.

Pengguna dapat memilih berbagai mode sesuai kebutuhan, mulai dari panggilan telepon, recording, hingga meeting, sehingga suara tetap terdengar lebih jelas di tengah perjalanan maupun lingkungan kerja yang ramai.

Untuk kebutuhan fotografi, AI LightMaster 2.0 membantu menyempurnakan foto dengan menghilangkan flare, pantulan, dan bayangan yang tidak diinginkan sehingga hasil foto lebih siap untuk dibagikan.

TECNO POVA 8 Pro 5G juga menghadirkan AI Health, yang memungkinkan pengguna mengukur sejumlah metrik kesehatan, termasuk tekanan darah, kadar oksigen dalam darah, detak jantung, dan laju pernapasan, melalui pemindaian wajah.

Berbagai smart tools lainnya turut melengkapi pengalaman AI pada TECNO POVA 8 Pro 5G, termasuk AI Writing untuk membantu menulis ulang, menyempurnakan, dan merangkum teks, serta AI Theme Generator yang memungkinkan pengguna menciptakan tema smartphone yang lebih personal.

Baca Juga: Agres Komputer Hadir di Harco Mangga Dua: Menjadi Solusi Teknologi Andal untuk Semua Kebutuhan Digital.

 

Durability Tinggi untuk Penggunaan Jangka Panjang

TECNO POVA 8 Pro 5G dirancang untuk menghadapi berbagai tantangan penggunaan sehari-hari.

Layarnya menggunakan Corning Gorilla Glass 7i yang telah melewati 10.000 pengujian steel wool scratch. Perangkat juga memiliki perlindungan terhadap debu dan air dengan rating IP69K/69/68/66, serta memperoleh SGS 5-Star Drop Resistance Certification untuk memberikan perlindungan terhadap risiko benturan dan terjatuh dalam penggunaan sehari-hari.

Untuk memastikan pengalaman penggunaan yang aman dan lancar dalam jangka panjang, TECNO POVA 8 Pro 5G menjalankan HiOS 16 dan akan mendapatkan dua pembaruan Android OS serta tiga tahun security patches.

Selain hardware dan software yang ditawarkan, TECNO juga menyediakan tiga tahun gratis cloud storage sebesar 256GB bagi pengguna TECNO POVA 8 Pro 5G untuk membantu menjaga foto dan file tetap aman serta mudah diakses.

Di pasar tertentu, pengguna yang memenuhi syarat juga dapat memperoleh extended trial Google AI Plus selama tiga bulan dengan kapasitas 2TB tanpa biaya tambahan.*

Syarikat Islam Luncurkan Logo Kongres ke-42 dalam Seminar Jakarta Berkelanjutan

Foto: Syarikat Islam meluncurkan logo Kongres Nasional ke-42 dalam Seminar dan Dialog Publik “Jakarta Berkelanjutan” di TIM, Jakarta, (Istimewa)

 

JAKARTA — Syarikat Islam meluncurkan logo Kongres Nasional Syarikat Islam ke-42 dalam kegiatan Seminar dan Dialog Publik bertajuk “Jakarta Berkelanjutan”, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di TIM, Gedung Teater wahyu Sihombing, Jakarta. tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Kongres Nasional Syarikat Islam ke-42 yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada 18–20 Oktober 2026

Acara dihadiri Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. sekjend SI yang juga menjabat sebagai Menteri Koperasi Republik Indonesia Dr. Ferry J. Juliantono, S.E., Ak., M.Si. , Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco, serta perwakilan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Peluncuran logo menjadi salah satu momentum penting menuju Kongres ke-42 yang mengusung tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati.”

Logo Kongres ke-42 menampilkan angka 42 yang dipadukan dengan lambang Syarikat Islam, elemen lingkaran serta panah berwarna emas yang mengarah ke atas. Identitas visual tersebut menggambarkan perjalanan panjang organisasi, persatuan, kesinambungan perjuangan, optimisme, serta semangat pembaruan dalam menghadapi tantangan zaman.

Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Dr. Hamdan Zoelva menekankan bahwa Kongres ke-42 perlu menjadi momentum untuk memperkuat arah perjuangan organisasi, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

Menurut Hamdan, konsep dakwah ekonomi tidak cukup berhenti sebagai gagasan, tetapi perlu diterjemahkan ke dalam program dan gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Semangat tersebut, kata Hamdan, memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah Syarikat Islam yang sejak awal memberikan perhatian terhadap persoalan ekonomi, perdagangan, pemberdayaan, dan kemajuan masyarakat.

Hamdan juga mendorong agar konsolidasi menuju Kongres ke-42 menghasilkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mampu memperkuat peran Syarikat Islam dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan ekonomi.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga legislatif, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Jakarta.

Menurut Basri, tantangan Jakarta tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kualitas lingkungan, kebutuhan dasar masyarakat, ketahanan sosial, serta keberlanjutan ekonomi.

Karena itu, forum dialog seperti “Jakarta Berkelanjutan” dinilai penting untuk mempertemukan berbagai pemikiran dan mendorong lahirnya gagasan yang dapat dikembangkan menjadi program nyata.

Sementara itu, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menyoroti pentingnya ketahanan air sebagai salah satu fondasi utama dalam mewujudkan Jakarta yang berkelanjutan.

Menurut Arief, air merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan, aktivitas ekonomi, kehidupan masyarakat, serta ketahanan kota dalam menghadapi perubahan iklim.

“Ketahanan air tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, badan usaha, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Arief dalam forum tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan air secara bijak sekaligus menjaga lingkungan dan sumber daya air agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Seminar dan Dialog Publik Jakarta Berkelanjutan menjadi ruang untuk membahas sejumlah tantangan perkotaan, mulai dari ketahanan air, lingkungan, perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan hingga partisipasi masyarakat

Kehadiran unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMD, organisasi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan perkotaan yang semakin kompleks.(BarS)